MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > BAYI REWEL = ASI KURANG?

BAYI REWEL = ASI KURANG?

by. Admin
16 October 2022
BAYI REWEL = ASI KURANG?

Bingung bayi bunda sering rewel? Padahal sudah disusui, sudah digendong, sudah coba ditenangkan dengan berbagai cara. Namun masih saja rewel. Ini membuat ibu muda sering kali galau. Tak jarang yang menyimpulkan bahwa bayinya lapar. Sehingga solusi yang diambil adalah dengan memberi sufor.

Ada banyak alasan mengapa bayi menangis dan atau rewel saat menyusu, dan penyebabnya tidak selalu karena kurangnya suplai ASI seperti yang diduga banyak ibu.

Hal utama yang harus diperiksa adalah perlekatan dan posisi bayi saat menyusu. Ini adalah dua hal penting yang perlu diperhatikan saat kita mengevaluasi manajemen laktasi.

Nah, beberapa poin berikut ini bisa menjadi bahan evaluasi selanjutnya setelah memastikan dua poin di atas tidak ada masalah, untuk mencari tahu penyebab bayi rewel saat menyusu :

* jika si kecil rewel saat ASI let-down, bisa jadi aliran ASI yang deras jadi penyebabnya. Solusinya, perah sedikit untuk mengeluarkan ASI agar tidak terlalu deras dan membuat bayi kewalahan serta rewel.
* jika si kecil rewel sebelum menyusu, atau beberapa menit saat sesi menyusui (dan beberapa saat setelah let-down), maka bisa jadi bayi tidak sabar menunggu aliran ASI yang deras
* jika si kecil sedang rewel di akhir sesi, bayi bunda mungkin perlu disendawakan, sudah selesai menyusu, atau ingin melanjutkan menyusu dengan aliran susu yang lebih deras (pindahpayudara).
* jika si kecil rewel terutama di pagi hari, mungkin karena aliran yang deras dari payudara bunda yang penuh. (Kadar prolaktin berada paling tinggi di malam hingga pagi hari)
* jika si kecil rewel terutama di malam hari pada jam yang sama, bisa jadi ini adalah sesuatu yang sering disebut "witching hour" atau jam rewel. Belum diketahui pasti penyebabnya. Beberapa bisa jadi disebabkan karenakolik. Atau juga Cluster feeding yang bertepatan di jam tersebut.

Bayi bunda akan melalui apa yang disebut "stimulating behaviour" atas perilaku yang distimulasi, di mana mereka akan sering melepas payudara dan rewel selama growth spurts/cluster feeding.

Sebagian bayi mengalami growth spurts selama beberapa hari pertama, sekitar 7-10 hari, 2-3 minggu, 4-6 minggu, 3 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan 9 bulan (kurang lebih).

Perlu diingat bahwa perilaku ini masih tergolong normal pada bayi. Perhatikan juga beberapa hal berikut yang bisa juga menjadi penyebab kerewelan bayi saat menyusu : tumbuh gigi, sariawan, hidung tersumbat, alergi, refluks, suplai ASI menurun, suplai ASI berlebih, tongue tie, atau bisa jadi efek pasca vaksinasi. Jika masih belum tertangani selama beberapa waktu, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan terdekat.

Semoga bermanfaat

Read other articles & publications:
CARA YANG BENAR MENGGAPAI HIDAYAH
Suatu malam seorang laki-laki menengadahka...
APA ITU MEKONIUM?
Mekonium adalah feses (tinja) pertama bayi...
FEEDBACK INHIBITOR LACTATION
Adakah di antara bunda working mom yang se...