MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Catatan Hati Seorang Konselor ASI

Catatan Hati Seorang Konselor ASI

by. Admin
08 August 2017
Catatan Hati Seorang Konselor ASI

Bismillaah....

Suatu ketika, seorang ibu saat hamil rajin belajar tentang ASI, bahkan saat tim SALMA membuat kajian tentang persalinan dan ASI beliau juga hadir bersama suami sebagai peserta.

Namun, tetap saja saat bayi sudah lahir, perjuangan untuk asi eksklusif tidaklah mudah karena dukungan yang kurang dari keluarga dan sekitarnya. Padahal beliau sehari-hari berprofesi sebagai tenaga kesehatan di salah satu RSUD terbesar di Jawa timur. Karena dianggap ASI sedikit dan tekanan dari keluarga, maka bayipun sudah diberikan susu formula dengan media dot. Akhirnya bayi mengalami bingung puting hingga hari ke 40 usianya. Sang Ibu lalu mengkontak Tim SALMA melalui WA dan mengutarakan keinginannya untuk relaktasi.

Awalnya kami lebih banyak diam dan bingung harus bagaimana setelah bertanya latar belakang terjadinya kasus bingung puting ini, karena relaktasi adalah salah satu kasus yang cukup sulit dan susah jika harus dijelaskan melalui WA, sedangkan kami belum bisa untuk home visit ke rumahnya yang cukup jauh.

Alhamdulillah pada hari ke 42, si Ibu tidak menyerah. Ketika kami belum aktif merespon curhatannya di WA, beliau inisiatif kontak ke asisten Bidan Wina tempat kami terdaftar sebagai Konselor Laktasi di Papilio Natural Birth Center dan berhasil membuat appointment dengan konselor SALMA untuk konsultasi secara langsung di sana. Dan awalnya kami tidak tahu jika yang mau konseling ini ibu yang sama dengan yang curhat di WA.

Dengan dibantu Bidan Yeni, asisten Bidan Wina, kami meminta beliau mengisi data/lembar konseling dan belajar materi pengantar secara online yang penting untuk mempelajari kasus ini dan solusi yang sesuai sebelum hari pertemuan kami.

Link tentang Relaktasi https://www.facebook.com/Ramarhameyla/posts/1156833841005899

Alhamdulillah, saat konseling berlangsung, si Ibu didampingi suami sehingga proses konseling pun diawali dengan edukasi tentang tanggungjawab pemenuhan hak ASI bayi selama 2 tahun ada pada Ayah agar ada dukungan penuh pada sang Ibu. Sikap yang open dan semangat tinggi dari keduanya sangat membantu kamu mengurai satu per satu kemungkinan yang bisa jadi penghambat produksi ASI dan bingung puting si bayi plus solusinya.

Paska konseling, pendampingan tetap berlanjut meski hanya melalui WA, dan hingga akhirnya kabar gembira itu masuk di HP kami....produksi ASI semakin meningkat dan sekitar 2 minggu sejak relaktasi si baby sudah mau menyusu langsung ke ibunya dan itu adalah kebahagiaan luar biasa yang tak tergantikan. Allohu Akbar....

Belajar dari kasus di atas, kami ingin menyampaikan bahwa faktor terpenting keberhasilan sang Ibu bukanlah ada pada kami selaku Konselornya, tapi pada tekad kuat dan kemauan si Ibu untuk kembali hanya pada ASI-lah yang utama yang muncul dari hasil beliau belajar dan belajar.

Karenanya dalam setiap kelas atau kajian ASI yang diadakan Sentra Laktasi Muslimah, materinya selalu mengutamakan tentang bagaimana Alloh dan Rasululloh menjamin dan bahkan memuliakan hak ASI bayi di 2 tahun awal kehidupannya dan menjadi tanggung jawab kita semua yang mengaku muslim menjadi bagian kesuksesan pemenuhan hak ini. Bukan hanya tentang kewajiban menyusuinya saja ya, tapi ingat kalimat ini "PEMENUHAN HAK ASI BAYI DI 2 TAHUN AWAL KEHIDUPANNYA". Begitupun materi bagi yang non muslim, penekanannya sama, karena Islam adalah agama rahmatan lil 'alamin dan universal.

Bicara ASI tak akan selesai dalam sehari, materi tentang ASI juga tidak menjamin kesuksesan ibu menyusui. Setiap ibu dan bayi akan merasakan perjuangannya masing-masing. Maka di mana posisi kita saat itu? Pendukung atau penghambat? Sadarkah bahwa beban meninggalkan generasi yang kuat ada pada diri setiap muslim? Bukan hanya pada Ibu. (Al Quran surat AnNisa ayat 9)

Harapan kami sederhana, bahwa ketika kelas ASI selesai, sang Ibu dan Ayah memiliki tekad kuat untuk memenuhi hak ASI anaknya. Ini modal utama kelak ketika kesulitan melanda, mereka tak akan menyerah mencari pertolongan dan terus belajar dan ikhtiar hingga pertolongan Alloh tiba, karena janji Alloh pasti akan menolong hambaNya yang berusaha mengubah nasibnya.

Bantu kami wahai para saudari Muslimah untuk terus mendakwahkan pemenuhan hak ASI bayi....terutama untuk mereka yang di pelosok dan tidak ada akses semudah ibu di kota dalam berbagi ilmu ASI, karena pengaruh sufor sudah masuk hingga ke desa-desa.

*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*

Berbagi dalam program Askar Kesehatan melalui Sentra Laktasi Muslimah (SALMA) untuk : pemeriksaan ibu hamil dhuafa gratis, Posyandu LanSia, Bekam dhuafa, Da'wah & Pelayanan Kesehatan dhuafa.

Via rekening Yayasan Askar Ramadhan

* Bank Syariah Mandiri 388 0000 388 a.n Askar Ramadhan.

Sentra Laktasi Muslimah salahsatu sayap Da'wah Yayasan Askar Ramadhan

Jl. Pagesangan Asri III/21 Surabaya

Konseling offline di +62 857-5555-7325, link WA ---> bit.ly/KonselorSalma

Konseling online di +62 857-5555-7545, link WA ---> bit.ly/SentraLaktasiMuslimahonline

Kegiatan Visit:

page https://www.facebook.com/sentralaktasimuslimah/

IG @sentralaktasimuslimah

YouTube ? https://bit.ly/salmaonyoutube

-Salam Cinta ASI-
Arit Widowati,
Ibu Menyusui dari 5 Anak ASI
Relawan SalMa dan AskarRamadhan's Volunteer
Konselor ASI Papilio NBC

Read other articles & publications:
MASA REMAJA / PUBERTAS, ADAKAH? (MENGAPA ISLAM TIDAK MENGGUNAKAN KATA REMAJA)
- Ustadz Budi Ashari, Lc - Saya yaki...
SPA PUTING
Oleh : Bunda Arit Widowati, Founder Sentra...
PENGGUNAAN NECK RING PADA SPA BAYI
Beberapa waktu yang lalu viral tentang per...