MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Catatan Hypno part 3: Hypno, Case Closed!

Catatan Hypno part 3: Hypno, Case Closed!

by. Admin
03 December 2020
Catatan Hypno part 3: Hypno, Case Closed!

Bismillah,

Mari kita rangkum kesimpulan sementara dari 2 catatan sebelumnya :

1. Gelombang otak kita dapat setiap saat masuk ke gelombang Delta (frekuensi gelombang yang di claim oleh praktisi hypno sebagai fase gelombang yang efektif memasukkan afirmasi dan sugesti). Ternyata saya menemukan pendapat yang mendukung hasil penilitian ini dari Yosandy L.S. : “ Fenomena hypnosis sebenarnya kondisi alami yang terjadi pada setiap orang. Pada saat belajar, membaca buku, makan, menontton film, mendengarkan music adalah fenomena hypnosis. Pada saat anda fokus atau sangat fokus membaca buku, anda masuk dalam kondisi hypnosis. Sangat mungkin anda tidak terpengaruh sekeliling anda”. Jadi meditasi yang merupakan upaya seseorang untuk memfokuskan diri juga sama dengan upaya self hypnosis.

2. Penyamaan frekuensi gelombang otak sangat mungkin dilakukan dengan obyek di luar diri kita. Misalnya, dengan bantuan suara musik yang mengandalkan indera pendengaran atau dengan cahaya lilin yang mengandalkan indera penglihatan atau nafas dengan bantun indera penciuman, rasa makanan dengan bantuan indera pengecap atau indera perasa yang difokuskan untuk merasakan sakit di beberapa organ tubuh. Ini dapat anda baca-baca di link http://googleweblight.com/?lite_url=http://livean...

Banyak sekali cara manusia untuk berusaha memfokuskan diri agar dia merasakan ketenangan. Ketenangan yang didambakan oleh setiap manusia sepertinya terasa sulit sekali dicapai. Sehingga lahirlah ratusan macam jenis meditasi/ self hypno dari berbagai belahan dunia. Padahal 2 poin di atas justru menunjukkan bahwa ketenangan itu sebenarnya fitrah yang Allah berikan dan bisa kita temukan di manapun dan kapanpun asal mengikuti cara dari Allah.

Jadi, sebenarnya perlu atau tidak self hypnosis itu ?

AQIDAH

Setiap pemeluk suatu agama memiliki suatu aqidah tertentu, namun kebenaran aqidah hanya ada dalam Islam. Kata aqidah atau I’tiqod secara bahasa berasal dari kata al ‘aqdu yang artinya berputar sekitar makna kokoh, kuat dan erat. Istilah secara umum bermakna keyakinan yang kokoh akan sesuatu, tanpa ada keraguan. Aqidah Islam merupakan rangkaian dari aktifitas ruhani dan jasmani. Sehingga jika keyakinan dalam hati sudah terlaksana maka keyakinan itu diikuti dengan tata cara yang disyariatkan untuk membuktikan keyakinan tersebut.

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan, “Kami telah beriman”, sementara mereka tidak diuji lagi.”,

QS. Al Ankabut : 2.

Adapun aqidah yang bathil mencakup semua aqidah yang bertentangan dengan wahyu. Yaitu aqidah yang bersumber dari akal manusia atau berasal dari wahyu namun diubah dan diselewengkan.

1. Sering kali kita salah dalam memaknai kata hypnosis. Metode Hypnosis yang sebenarnya diajarkan dari barat fokusnya adalah mencapai pikiran bawah sadar dengan menembus critical factor, karena dengan sampai di pikiran bawah sadar, para praktisi bisa memasukkan program yang diinginkan dan bahkan bisa menghapus program yang tidak diinginkan. Terlepas itu sifatnya sementara atau jangka panjang. Jadi jika belum tembus pikiran bawah sadar itu bukan hypnosis yang sebenarnya, bisa jadi hanya sekedar meditasi untuk tujuan relaksasi.

Sekarang, jika kita menemukan pernyataan bahwa seseorang yang sedang merasakan kontraksi dapat memuji Allah, memikirkan untuk berdzikir dan do’a yang terancang, apakah hal itu dalam kondisi hypnosis?Sedangkan jika sudah mencapai pikiran bawah sadar kita hanya dapat menerima program dari luar, tidak bisa memprogram dengan sendirinya. Jika seseorang tersebut sendirian maka dia tetap membutuhkan pihak luar, baik itu seorang terapis/praktisi atau rekaman suara yang menuntun dia untuk masuk dalam kondisi hypnosis. Maka program-program tersebut tetap didapatkan dari luar.

2. Kondisi Trance

Menurut Adi W gunawan, CCH praktisi hypnoterapi, kondisi trance adalah nama lain dari kondisi hypnosis itu sendiri, yaitu kondisi pikiran yang secara alamiah dialami oleh setiap individu dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Setiap individu pasti secara alamiah masuk dan keluar kondisi trance. Kedalaman trance yang mereka masuki berbeda antara satu dengan yang lain, juga berbeda dari waktu ke waktu semuanya terjadi secara alamiah dan mudah.

Karena kita sudah belajar frekuensi gelombang otak dan kita tahu bahwa kondisi hypnosis atau trance itu memiliki kedalaman sesuai aktifitas otaknya maka kita dapat menyimpulkan bahwa untuk penggunaan metode ini secara efektif harus mencapai pada frekuensi gelombang otak tertentu atau kedalaman fase trance tertentu yang dibutuhkan. Oleh karena itu, bukan tidak mungkin seseorang yang sengaja pergi ke bawah sadar dan sudah masuk dalam kondisi hypnosis itu tersesat dan tidak bisa keluar tanpa adanya pihak luar yang membimbing untuk keluar. Misalnya, untuk anastesi dengan sugesti, terapis hanya perlu membimbing klien ke medium trance. Bila anastesi ini untuk operasi besar atau membantu wanita melahirkan dengan nyaman maka kedalaman yang dibutuhkan adalah deep trance. Nah, dalam kondisi tersebut, muncul kondisi yang menjadikan ketergantungan kita pada selain Allah atau makhluk semakin besar. Ini potensi yang membahayakan aqidah.

Menurut beliau lagi, untuk masuk ke dalam fase trance, kita harus melepaskan diri dari rasa takut akan apapun. Sementara dalam Islam diajarkan kita memang tidak boleh takut kepada apapun, selain takut kepada Allah. Artinya, kita sebagai umat Islam yang beriman tidak mungkin lepas dari rasa takut kepada Allah. Jelas Ini juga poin lain yang menambahkan potensi membahayakan aqidah Islam.

(Q.S Al Maidah : 44, Ali Imran : 75, An Nalh : 50, Al Ahzab : 39, Al Baqarah : 150)

Bagaimana dengan penggunaan obat bius anastesi dalam proses sesar? Jawabannya adalah lebih bisa diterima karena penggunaan obat bius tersebut ada waktu kerja efektifnya dalam tubuh. Obat anastesi dalam sesar akan bertahan dalam waktu 3-6 jam dan hilang dengan sendirinya, lalu diteruskan dengan terapi obat injeksi analgesic.

3. Dalam buku ensiklopedia jin, sihir dan perdukunan karangan Ustadz Musdar Mustamam Tambusai, seorang akademisi dan praktisi ruqyah serta dikuatkan dengan pendapat Ust. Abu Abdirrahman, Spdi, M.P.I di praktisi ruqyah, salah satu cara jin untuk berinteraksi dengan manusia adalah di alam mimpi. Nah, jika kita dalam frekuensi dalam gelombang otak yang sama dengan mimpi (antara theta-delta) maka potensi untuk bangsa jin berinteraksi dengan manusia menjadi terbuka. Ustadz Abu menggambarkan dengan kondisi bermimpi berzina dengan seseorang yang tidak dikenal, bisa jadi itu adalah jin.

4. Kini kita tahu bahwa manusia dikaruniai Allah untuk mampu menyamai dan disamai oleh frekuensi gelombang benda lain. Penyamaan frekuensi gelombang kepada sesuatu hal selain Allah, baik melalui perantara indera-indera ataupun lingkungan, seperti yang telah kita bahas di atas, berpotensi merusak akidah. Semua indera-indera dan apa yang ada di alam dan isinya ini merupakan makhluk Allah, sama seperti manusia yang akan mendengar dan bergerak atas ijin-Nya. Jadi apakah perlu jika kita menyamakan frekuensi gelombang yang sama atau lebih rendah dari kita hanya untuk memperoleh ketenangan??

5. Islam yang diturunkan oleh Allah itu ajaran yang sempurna. Ajaran yang tidak meninggalkan fitrah manusia sebagai makhluk. Jika memang manusia itu membutuhkan kondisi yang sama ketika meditasi/self hypno maka Allah sudah memberi petunjuk bagaimana tata cara yang dibenarkan untuk mencapainya. Jadi jika tidak sesuai dengan tata caranya maka dapat dikatakan menyeleweng dari aqidah. Sudah tentu dalam Al Qur’an tidak diajarkan tekhnik hypno dalam memanagement rasa nyeri dalam persalinan. Dalam Al Qur’an juga tidak menyebutkan tata cara hypnosis dalam kondisi memuji Allah karena Allah ada dalam hati dan pikiran saat kita sadar, sesadar-sadarnya kehadiran Allah.

Lalu, apakah tidak ada manajemen rasa nyeri yang diajarkan dalam Al Quran yang sama dengan metode hypnobirthing, bahkan lebih ampuh ?

Jawabannya: ada.

Penasaran …? Akan ada pada tulisan-tulisan yang akan datang. Atau bisa disimak di channel YouTube Sentra Laktasi Muslimah, di video yang berjudul Meraih Persalinan Impian, Merdeka Jahitan dan Minim Intervensi, oleh Bidan Wina.

Setan adalah musuh yang nyata. Dengan segala tipu daya, mereka akan menjauhkan kita dari akidah. Mereka akan membuat takut manusia kepada apapun kecuali takut pada Allah. Mereka juga tidak akan menyerah untuk sekedar membuat kita tergelincir dari aqidah Islam.

Jadi inilah alasan kami di Papilio Natural Birth Center tidak menggunakan metode hypno dalam kehamilan dan persalinan atau biasa kita kenal dengan hypnobirth. Baik yang sifatnya hypno murni/hypno sebenarnya dan yang hypno-hypnoan yang di islamisasi-kan. Karena kami menemukan metode lain yang justru lebih ampuh dari hypnobirth, ilmiah, dan yang paling penting memurnikan aqidah islam.

Wallahu A’lam Bi Showab. Ihdinassirotol mustaqim.

Wassalamualaikum, wr, wb.

Bidan Wina_Papilio Natural Birth Center

#beautyofbirth

Read other articles & publications:
MASA REMAJA / PUBERTAS, ADAKAH? (MENGAPA ISLAM TIDAK MENGGUNAKAN KATA REMAJA)
- Ustadz Budi Ashari, Lc - Saya yaki...
SPA PUTING
Oleh : Bunda Arit Widowati, Founder Sentra...
PENGGUNAAN NECK RING PADA SPA BAYI
Beberapa waktu yang lalu viral tentang per...