MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Lelah Yang Disukai Allah

Lelah Yang Disukai Allah

by. Admin
14 September 2020
Lelah Yang Disukai Allah

Ada 8 kelelahan yang disukai Allah SWT dan RasulNya :

  1. Lelah dalam berjihad di jalan-Nya (QS. 9:111)
  2. Lelah dalam berda'wah/mengajak kepada kebaikan (QS.41:33)
  3. Lelah dalam beribadah dan beramal sholeh (QS.29:69)
  4. Lelah mengandung, melahirkan, menyusui. merawat dan mendidik putra/putri amanah Illahi (QS. 31:14)
  5. Lelah dalam mencari nafkah halal (QS. 62:10)
  6. Lelah mengurus keluarga (QS. 66:6)
  7. Lelah dalam belajar/menuntut ilmu (QS. 3:79)
  8. Lelah dalam kesusahan, kekurangan dan sakit (QS.2:155)

Lelah Itu Nikmat

Loh, koq bisa?

Bisa

Jika anda seorang ayah, yang seharian bekerja keras mencari nafkah sehingga pulang ke rumah dalam kelelahan yang sangat. Itu adalah nikmat Allah swt yang luar biasa, karena banyak orang yang saat ini menganggur dan bingung mencari kerja.

Jika anda seorang istri yang selalu kelelahan dengan tugas rumah tangga dan tugas melayani suami yang tidak pernah habis. Sungguh itu nikmat luar biasa, karena betapa banyak wanita sedang menanti-nanti untuk menjadi seorang istri, namun jodoh tak kunjung hadir.

Jika kita orang tua yang sangat lelah tiap hari, karena merawat dan mendidik anak-anak, sungguh itu nikmat yang luar biasa. Karena betapa banyak pasangan yang sedang menanti hadirnya buah hati, sementara Allah swt belum berkenan memberi amanah.

Kelelahan Dalam Mendidik Anak

Di hari kiamat kelak, ada sepasang orangtua yang diberi dua pakaian (teramat indah) yang belum pernah dikenakan oleh penduduk bumi.

Keduanya bingung dan bertanya: ”Dengan amalan apa kami bisa memperoleh pakaian seperti ini?” Dikatakan kepada mereka: “Dengan (kesabaran)mu dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anakmu.”

Merawat dan mendidik anak untuk menjadi generasi shaleh/shalehah bukan urusan yang mudah. Betapa berat dan sangat melelahkan. Harta saja tidak cukup.

Betapa banyak orang-orang kaya yang anaknya “gagal” karena mereka sibuk mencari harta, namun abai terhadap pendidikan anak. Mereka mengira dengan uang segalanya bisa diwujudkan. Namun, uang dibuat tidak berdaya saat anak-anak telah menjadi pendurhaka.

Berbahagialah manusia yang selama ini merasakan kelelahan dan berhati-hatilah yang tidak mau berlelah-lelah. Segala sesuatu ada hitungannya di sisi Allah swt. Kebaikan yang besar mendapat keutamaan, kebaikan kecil tidak akan pernah terlupakan.

Begitu pula lelahnya seorang ibu dalam mengandung, melahirkan, menyusui, hingga menyapih. Keempat proses itu saja sudah luar biasa rasanya dan lelahnya. Tapi rangkaian pengasuhan dan parenting anak masih terus berlanjut selepas anak disapih. Perjuangan belum berakhir. Namun bersabarlah, ada janji Allah di sana.

Rasulullah saw bersabda:

“Pahalamu sesuai dengan kadar lelahmu.”

Allah subhanahu wa ta'ala akan selalu menilai dan menghitung dengan teliti dan tepat atas semua prestasi hidup kita, sebagaimana firman-Nya:

“Dan bahwasanya seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan kepadanya. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna”.

(QS. An-Najm: 39-41).

Ma sya Allah

Semoga para ibu semakin semangat setelah ini.

Mari kita mencari kelelahan yang diridhoi Allah.

Semoga kelelahan dan kepayahan yang kita rasakan menjadi bagian yang disukai Allah dan RasulNya.

Aamiin yaa Rabbal-'aalamiin

Read other articles & publications:
MASA REMAJA / PUBERTAS, ADAKAH? (MENGAPA ISLAM TIDAK MENGGUNAKAN KATA REMAJA)
- Ustadz Budi Ashari, Lc - Saya yaki...
SPA PUTING
Oleh : Bunda Arit Widowati, Founder Sentra...
PENGGUNAAN NECK RING PADA SPA BAYI
Beberapa waktu yang lalu viral tentang per...