MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > RAGAM TEKNIK PERNAPASAN SAAT PERSALINAN

RAGAM TEKNIK PERNAPASAN SAAT PERSALINAN

by. Admin
19 December 2022
RAGAM TEKNIK PERNAPASAN SAAT PERSALINAN

Memiliki anak adalah hal yang diidam-idamkan banyak orang tua. Berbagai hal dilakukan sebagai persiapan untuk menyambut datangnya si buah hati. Mulai dari persiapan dekorasi kamar, belanja pakaian, maupun belanja pernik-pernik bayi lainnya.

Selain persiapan di atas, para ibu hamil juga perlu mempersiapkan diri saat proses datangnya bayi lahir. Yup, persalinan. Persiapannya tidak sedikit dan in sya Allah ada waktu sekitar 9 bulan sebelum momen itu tiba. Kali ini kita akan membahas teknik-teknik pernapasan saat persalinan. Yuk, kita simak bersama.

Relaksasi dan pernapasan yang tepat selama persalinan akan banyak membantu ibu dalam proses persalinan. Bernapas dengan mantap selama persalinan meningkatkan fokus ibu dan membawa oksigen yang sangat dibutuhkan baginya dan bayinya. Teknik pernapasan tertentu juga telah terbukti mengurangi robekan saat melahirkan.

Metode pernapasan yang ibu gunakan bisa berubah-ubah di berbagai tahap persalinan. Ibu dapat menggunakan beberapa teknik berikut selama tahap pertama - ketika mulai mengalami kontraksi teratur dan leher rahim melebar :

A. Mengatur napas. Ambil napas dalam-dalam sebelum dan sesudah setiap kontraksi. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung dan keluar melalui mulut. Ini akan membantu Anda untuk tetap fokus dan memproses semua yang terjadi. Pernapasan seperti ini juga dapat memberi sinyal kepada orang lain di ruang bersalin bahwa kontraksi dimulai atau berakhir. Napas yang teratur di akhir kontraksi juga memberi bayi ibu dorongan oksigen ekstra.

B. Pernapasan lambat. Ketika ibu mulai kesulitan berbicara saat kontraksi, inilah saatnya untuk mulai bernapas lambat.
- Ambil napas yang teratur, persiapkan diri untuk kontraksi yang datang.
- Bernapaslah perlahan, masuk melalui hidung dan keluar melalui mulut.
- Temukan titik fokus dan fokuskan padanya ketika mengalami kontraksi
- Cobalah untuk merilekskan bagian tubuh ibu yang berbeda dengan setiap napas.

C. Napas pendek-pendek dan cepat. Ini dilakukan pada tahap persalinan aktif. Ibu dapat mulai menggunakan teknik ini ketika kontraksi menjadi lebih intens.
- Mulailah dengan mengatur napas. Lepaskan semua ketegangan dengan napas ibu.
- Temukan titik fokus atau sesuatu untuk difokuskan, dan persiapkan mental menyambut datangnya kontraksi.
- Saat intensitas kontraksi meningkat, ringankan pernapasan ibu dengan mengambil napas dangkal dengan kecepatan satu napas per detik. Cobalah untuk merilekskan leher dan bahu Anda serileks mungkin.
- Sekarang, mulailah bernapas ringan melalui mulut Anda. Laju pernapasan Anda akan meningkat seiring dengan intensitas kontraksi.
- Saat kontraksi berakhir, ambil napas dalam-dalam dan teratur.

D. Pernapasan variabel. Ini sebagian besar digunakan ketika ibu beralih ke tahap persalinan kedua - ketika bayi dilahirkan. Ini juga dapat digunakan pada tahap pertama persalinan jika ibu merasa kewalahan atau kelelahan. - Ambil napas teratur ketika anda merasakan kontraksi datang.
- Fokuskan pikiran anda, atau fokus dengan pasangan atau pendamping persalinan Anda.
- Ambil napas ringan dan pendek melalui mulut Anda dengan kecepatan 5-20 napas setiap 10 detik.
- Cobalah untuk menghembuskan napas yang lebih lama dan panjang setiap napas keempat atau kelima.
- Saat kontraksi berakhir atur diri dengan napas panjang yang teratur.

E. Pernapasan ekspulsif. Tahap persalinan kedua yang paling intens membutuhkan pernapasan ekspulsif. Anda hanya boleh menggunakan pernapasan ekspulsif ketika pembukaan lengkap, jika tidak, maka dapat menyebabkan robekan atau kerusakan lainnya.
- Ambil napas teratur dan cobalah untuk membayangkan bayi bergerak melalui jalan lahir.
- Percepat napas Anda seperlunya, biarkan kontraksi memandu pernapasan Anda.
- Ketika Anda memiliki dorongan yang luar biasa untuk mengejan, tahan sambil menyelipkan dagu Anda ke dada Anda. Tekuk tubuh Anda ke depan dan tahan napas saat Anda mendorong, dan buang napas perlahan.
- Akhiri dengan napas panjang dan tenang.

https://www.webmd.com/baby/ss/slideshow-fetal-development

Untuk muslim, selama proses persalinan, selalu basahi lisan dengan dzikir. Perbanyak kalimat-kalimat thoyyibah. Momen persalinan adalah ladang jihad para muslimah. Manfaatkan setiap detiknya untuk mendulang pahala, baik dengan dzikir maupun kesabaran dan rasa tawakal dalam menjalaninya. Selalu sertakan Allah dalam setiap helaan napas saat menghadapi kontraksi. In sya Allah berpahala dan menjadi ladang penggugur dosa.

Read other articles & publications:
10 CARA MERAWAT ORGAN KEWANITAAN SECARA ALAMI AGAR TIDAK BAU
Merawat kesehatan organ kewanitaan merupa...
7 MAKANAN & MINUMAN YANG BAIK BAGI KESEHATAN ORGAN KEWANITAAN
Sebenarnya wanita tidak perlu membersihkan...
MENGATASI AMBEIEN PADA IBU HAMIL
Pada artikel sebelumnya, kita belajar meng...