MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > UJIAN PERSALINAN

UJIAN PERSALINAN

by. Admin
06 January 2022
UJIAN PERSALINAN

Saat-saat menjelang dan akan persalinan, apalagi saat kontraksi mulai melanda adalah salah satu kondisi yang paling berat yang dihadapi seorang wanita calon ibu dan juga bayi. Di dalamnya terdapat kesusahan dan ujian.

"....ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula)..."

(QS. Al Ahqaf 15)

"...ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah..."

(QS. Luqman 14)

Saat itu, kita sebagai seorang wanita diuji dengan ujian yang sangat berat, kondisi yang menggelisahkan dan mengkhawatirkan bahkan Maryam pun ketakutan dan kesakitan hingga merasa ingin mati saja:

"Maka rasa sakit akan melahirkan memaksanya bersandar ke pangkal pokok korma, seraya berkata: Wahai, alangkah baiknya jika aku mati sebelum ini, dan jadilah aku seorang yang tidak berarti, lagi dilupakan".

(QS. Maryam 23)

Padahal hati wanita sesungguhnya sangat lemah, mudah sekali tergoda dengan tawaran solusi instan menghilangkan sakitnya. Iya, menghilangkan, bukan mengalihkan, bukan pula menghadapinya.

Di akhir jaman ini, tawaran seperti itu datang dalam banyak rupa dan bentuk, baik dengan metode atau obat-obatan tertentu, mulai dari yang jelas syirik meminta bantuan jin melalui perantara dukun, atau kalimat "Melahirkan tanpa rasa sakit", Hypnobirthing, ILA, atau yang paling tipis adalah perasaan bergantung kepada tenaga kesehatan pendamping persalinan tertentu, dan lain sebagainya.

Di sinilah keimanan dan ketaatan seorang wanita diuji, dan tergambar dari apa yang diajarkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam kepada Asma binti Umais radhiyallahu anhumaa saat Asma akan melahirkan, membuktikan bahwa kuncinya hanyalah tauhid dan ikhlas.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda;

“Maukah kamu aku ajarkan beberapa kalimat yang bisa kamu ucapkan saat dalam kekhawatiran?"

'Allah, Allah Ya Robb, laa usyriku bihi syai-an (Allah, Allah Rabbku. Aku tidak menyekutukanMu dengan sesuatu apapun')"

(HR. Abu Dawud, no.1525. Sanad hadits ini hasan)

Perhatikan, Rasul pun hanya mengajarkan satu hal saja: Tidak Menyekutukan Alloh, tidak bergantung pada selain Alloh.

Tauhid. Titik.

Duhai para ibu yang hendak melahirkan, persiapkan dirimu dengan yang terbaik menghadapi persalinanmu, berhati-hatilah demi dunia dan akhiratmu, demi generasi penerusmu yang senantiasa menegakkan tauhid, sebagaimana kekuatan dan ketegaran Maryam, wanita teladan yang dikisahkan dalam Al Qur'an yang mampu berjuang hamil dan melahirkan Isa 'alaihissalam dalam kondisi yang tersulit hingga dijamin Surga.

Tauhidlah kuncinya.

Sami'na wa atho'na.

Read other articles & publications:
MEMAKNAI RASA SAKIT SAAT MELAHIRKAN
Topik persalinan yang paling menarik dari ...
ES KRIM UNTUK BUMIL, BOLEHKAH?
Oleh : Bidan Wina Beberapa...
JANGAN SALAHKAN HPL
Oleh : Bidan Wina, Owner Klinik Papilio Na...