MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > OUCH, BAYI SAYA MENGGIGIT!

OUCH, BAYI SAYA MENGGIGIT!

by. Admin
31 December 2021
OUCH, BAYI SAYA MENGGIGIT!

Bayi menggigit payudara ibu saat menyusu, bagaimana rasanya? Hmm... Rasanya tak terlukiskan, he he he...

Tapi jika bayi bunda masih belum tumbuh gigi, jangan khawatir, sebagian besar bayi tidak menggigit, koq. Jangan biarkan ini jadi alasan untuk berhenti menyusui. Tapi karena ini adalah topik yang sering ditanyakan, maka penting untuk dibahas.

Bayi menggigit, rasanya ya ampun.. Bayi suka menggigit saat menyusui, bisa menjadi pengalaman yang mengerikan untuk dilalui ketika sesuatu yang sebelumnya pengalaman indah berubah menjadi momen ketakutan dan rasa sakit. Apalagi karena bunda merasa seperti tidak punya pilihan selain menyusui meskipun harus menahan sakit disebabkan bayi menggigit.

Sebenarnya kenapa sih mereka menggigit?

Bagi kebanyakan bayi, itu karena mereka sedang tumbuh gigi dan mereka merasa perlu untuk mengunyahkan gusi kecilnya ke berbagai hal. Kondisi ini tidak nyaman bagi mereka dan menggigit itu membantu mereka melalui masa ini dan rasanya agak menenangkan. Hal yang perlu diingat adalah, itu sifatnya instingtif. Bukan sengaja untuk menyebabkan bunda sakit atau kesal meskipun mungkin terasa seperti itu.

Bagaimana solusinya?

Memberinya mainan khusus untuk digigit dapat membantu mengalihkan mereka dari payudara. ldealnya, kita ingin mengajari bayi bahwa menggigit payudara itu tidak boleh, tetapi menggigit mainan teething toys itu boleh. Jika bayi menggigit payudara, katakan dengan lembut tetapi tegas untuk tidak menggigit dan tawarkan sesuatu yang bisa mereka gigit. Ketika mereka kemudian menyusu tanpa menggigit, berikan pujian. Mereka mungkin tidak mengerti kata-kata, tetapi mereka pasti dapat memahami nada dan bahasa tubuh bunda.

Bunda mungkin perlu mengamati setiap momen menyusui dengan jeli. Biasanya, sebelum menggigit, bayi perlu melepaskan lidah mereka dari payudara dan menggunakan gusi mereka. Jika bunda mengenali kebiasaan ini, segera bergerak melepaskan diri saat mereka mulai melepaskan lidah dan mengeluarkannya dari payudara.

Bayi cenderung menggigit pada momen-momen tertentu saat menyusu. Mungkin selama satu atau dua menit pertama sebelum ASI mulai benar-benar mengalir. Mungkin juga setelah LDR mereda dan aliran ASI melambat. Maka, waspadai momen-momen ini.

Kami tidak menganjurkan saran dari sebagian ibu untuk menekan wajah bayi ke payudara sehingga membuat mereka tidak bisa bernapas dan harus melepas gigitan. Ini benar-benar menakutkan dan bisa menimbulkan trauma pada bayi. Kami memahami bunda ingin cepat menghentikan ananda saat menggigit, jadi bisa mengerti mengapa sebagian orang menyarankan untuk menggunakan cara ini. Tapi secara pribadi, itu bukan sesuatu yang akan kami rekomendasikan. Akan lebih berat lagi urusannya jika bayi menjadi trauma dan menolak untuk menyusu.

Terkadang, bayi menggigit untuk cari perhatian bundanya. Ingat, itu TIDAK untuk menimbulkan rasa sakit, tapi itu karena untuk membuat bunda bereaksi dan memperhatikan mereka.

Meskipun sulit, usahakan untuk tidak berteriak atau menjerit, karena reaksi ini mungkin menarik bagi bayi dan membuatnya menggigit lagi. Cobalah untuk memindahkannya dengan lembut dan beri mereka beberapa benda untuk mengalihkan perhatian. Dan ingat, ketika mereka bisa menyusu tanpa menggigit, jangan ragu beri bayi pujian.

Penting juga untuk kembali mengingat dasar-dasar menyusui tentang posisi dan perlekatan, karena beberapa alasan berikut:

Pertama, bayi yang merasa tidak nyaman, cenderung menggigit.
Kedua, bayi yang lebih besar biasanya posisi menyusuinya menyebabkan gigi atas lebih dalam menyentuh ke payudara. Dengan mengevaluasi kembali posisi dan perlekatan, anda bisa mendapatkan mereka ke posisi di mana dagu menekan payudara dan hidung bebas. Ini akan menyebabkan lebih sedikit masalah dengan gesekan gigi bagian atas.

Dari pengalaman selama ini, adalah umum terjadi lecet sekitar waktu tumbuh gigi, terutama dua gigi depan atas. Ini tampaknya berkaitan dengan perubahan perlekatan, (dan mungkin perubahan air liur) sehingga perlu dicoba untuk mengubah posisi.

Jika bunda mendapati luka atau lecet dari gigitan, penyembuhan luka menggunakan pelembab sangat dianjurkan. Olesan tipis petroleum jelly atau lanolin pada bagian yang lecet. Atau mengoles sedikit ASI ke luka juga bisa menyembuhkan dan menenangkan.

Yang penting, pahami situasi ini akan membaik. Bersabarlah, tak lama in sya Allah.

Apa tips favorit bunda untuk mengatasi bayi yang menggigit saat menyusui?

-admin-

Read other articles & publications:
MEMAKNAI RASA SAKIT SAAT MELAHIRKAN
Topik persalinan yang paling menarik dari ...
ES KRIM UNTUK BUMIL, BOLEHKAH?
Oleh : Bidan Wina Beberapa...
JANGAN SALAHKAN HPL
Oleh : Bidan Wina, Owner Klinik Papilio Na...