MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > IMD UNTUK IBU DAN BAYI (Part 4): Anggapan - Anggapan Yang Menjadi Penghambat IMD

IMD UNTUK IBU DAN BAYI (Part 4): Anggapan - Anggapan Yang Menjadi Penghambat IMD

by. Admin
30 January 2021
IMD UNTUK IBU DAN BAYI (Part 4): Anggapan - Anggapan Yang Menjadi Penghambat IMD

Kita sampai pada part terakhir bahasan IMD.

Berikut ini beberapa pendapat yang menghambat terjadinya kontak dini kulit ibu dengan kulit bayi :

Bayi Kedinginan – Ini anggapan yang tidak benar

Bayi berada dalam dalam suhu yang aman jika melakukan kontak kulit dengan sang ibu. Yang menakjubkan, suhu payudara ibu meningkat 0,5 derajat dalam dua menit jika bayi diletakkan di dada ibu. Menurut penelitian Dr.Niels Bergman dari Afrika Selatan, kulit dada ibu yang melahirkan satu derajat lebih panas dari ibu yang tidak melahirkan. Jika bayinya kedinginan, suhu kulit ibu otomatis naik dua derajat untuk menghangatkan bayi. Jika bayi kepanasan, suhu kulit ibu otomatis turun satu derajat untuk mendinginkan bayinya. Kulit ibu bersifat termoregulator atau thermal synchrony bagi suhu bayi.

Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk segera menyusui bayinya – Ini tidak benar

Seorang ibu jarang terlalu lelah untuk memeluk bayinya segera setelah lahir. Keluarnya oksitosin saat kontak kulit ke kulit serta saat bayi menyusu dini membantu menenangkan ibu.

Tenaga Kesehatan Kurang Tersedia – Ini seharusnya tidak masalah

Saat bayi di dada ibu, penolong persalinan dapat melanjutkan tugasnya. Bayi dapat menemukan sendiri payudara ibu. Libatkan ayah atau keluarga terdekat untuk menjaga bayi sambil member dukungan pada ibu.

Kamar Bersalin atau kamar operasi sibuk – Ini juga seharusnya tidak menjadi masalah

Dengan bayi di dada ibu, ibu tetap dapat dipindahkan ke ruang pulih atau kamar perawatan. Beri kesempatan pada bayi untuk meneruskan usahanya mencapai payudara dan menyusu dini.

Ibu Harus dijahit – Ini juga tidak masalah

Kegiatan merangkak mencari payudara terjadi di area payudara. Yang dijahit adalah bagian bawah tubuh ibu.

Bayi harus segera dibersihkan, dimandikan, ditimbang, dan diukur – Ini tidak benar

Menunda memandikan bayi berarti menghindarkan hilangnya panas badan bayi. Selain itu, peluang vernix meresap, melunakkan, dan melindungi kulit bayi akan lebih besar. Bayi dapat dikeringkan segera setelah lahir tanpa perlu dimandikan dulu. Penimbangan dan pengukuran dapat ditunda sampai IMD selesai.

Bayi Kurang siaga – Ini tidak benar

Justru pada 1-2 jam pertama kelahirannya, bayi sangat siaga (alert). Setelah itu, bayi tidur dalam jangka waktu yang lama. Jika bayi mengantuk akibat obat yang diasup ibu, kontak kulit akan lebih penting lagi karena bayi memerlukan bantuan lebih untuk bonding.

Kolostrum tidak keluar atau jumlah kolostrum tidak memadai sehingga diperlukan cairan lain (cairan pre-laktal) – Ini tidak benar

Kolostrum cukup dijadikan makanan pertama bayi baru lahir. Bayi dilahirkan dengan membawa bekal air dan gula yang dapat dipakai pada saat itu.

Kolostrum tidak baik, bahkan berbahaya untuk bayi – Sama sekali tidak benar

Kolostrum sangat diperlukan untuk tumbuh kembang bayi. Selain sebagai imunisasi pertama dan mengurangi kuning pada bayi baru lahir, kolostrum melindungi dan mematangkan dinding usus yang masih muda.

Demikian rangkaian tulisan mengenai IMD yang terbagi dalam 4 tulisan, semoga bermanfaat. Pesan kami untuk para ibu agar melakukan pencarian tempat bersalin yang support terhadap IMD dan room in. Cari provider yang pro ASI. Tentunya hal - hal ini akan sangat mudah didapat di Papilio Natural Birth Center. Pelayanan dan fasilitas yang maksimal akan menjadi pengalaman bersalin yang berkesan bagi para ibu. Tunggu apa lagi? Segera kontak admin kami untuk reservasi. Kami siap menyambut ibu sekalian.

Salam,

Dari Bidan rasa pacar

Sumber :

1. Roesli U, Inisiasi Menyusu Dini plus ASI Ekslusif, cetakan ke-1, Pustaka Bunda, Jakarta. 2008:3-31.

2. Suradi R, Tobing P, Manajemen Laktasi, cetakan ke-2, Program Manajemen Laktasi Perkumpulan Perinatologi Indonesia, Jakarta. 2004: 1-5.

3. Buku panduan Peserta,pelatihan asuhan persalinan Normal Bahan tambahan Inisiasi menyusu Dini, JNPK-KR/POGI dan IDAI dengan dukungan dari USAID. 2007.

4. Nakao Y, Moji K, Honda S, Oishi K. Diunduh 3 Maret 2009. Initiation of Breasfeeding within 120 minutes after birt is associated with breasfeeding at four month among Japanese women : A Self-administratered questionnaire survey. 2008. Tersedia dalam :http://www.internationalbreasfeedingjournal.com/c...

5. Khanna K, timely Initiation of Breasfeeding within 1 st hour of birth giving the best chance of life and health. International Baby Food Action Network (IBFAN)-Asia.2007:2-5.

6. Grup FB Tanya ASI (Thinker Parents and Gentle Parenting)

Read other articles & publications:
MEMAKNAI RASA SAKIT SAAT MELAHIRKAN
Topik persalinan yang paling menarik dari ...
ES KRIM UNTUK BUMIL, BOLEHKAH?
Oleh : Bidan Wina Beberapa...
JANGAN SALAHKAN HPL
Oleh : Bidan Wina, Owner Klinik Papilio Na...