MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Panduan Membentuk Generasi Rabbani

Panduan Membentuk Generasi Rabbani

by. Admin
12 October 2020
Panduan Membentuk Generasi Rabbani

Setiap keluarga tentunya ingin mempunyai keluarga yang visi dan misinya baik.Tujuannya adalah menjadikan keluarga yang sakinah, mawadah, rahmah, wa dakwah. Yaitu keluarga yang menghasilkan Generasi Rabbani.

Generasi rabbani adalah generasi dengan ciri-ciri sebagai berikut :

1. Cinta pada Allah SWT dan Rosulnya. Ditandai dengan Iman dan Tauhid yang kokoh.

2. Sehat, kuat, cerdas baik jasmani maupun ruhaninya.

3. Pejuang Islam yang tangguh dalam menegakkan syiar agama Allah.

Untuk mencapai misi tersebut, harus dimulai dari awal proses, yaitu:

1. Mencari jodoh yang baik.

Akhlak dari pasangan akan mempengaruhi pola perilaku, pola nutrisi, dan kebiasaan sehari-hari. Hal ini akan berakibat secara langsung dalam perkembangan sel telur atau sperma dan perawatan organ reproduksi. Selain itu, pasangan yang sholih akan memberikan transfer DNA yang baik. Berikut ini adalah beberapa cara dalam mencari jodoh yang baik :

  • Memperbaiki diri.
  • Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga). QS An Nuur (24) : 26

    Ini adalah ayat pengingat bagi kita agar senantiasa membaikkan kualitas diri baik yang belum menikah maupun yang sudah menikah. Bagi yang sudah mendapatkan pasangan, ahsannya bila bersama-sama memperbaiki diri.

  • Menjauhi zina
  • “Dan janganlah kalian mendekati perbuatan zina, sesungguhnya itu adalah perbuatan nista dan sejelek-jeleknya jalan.” QS Al Isra (17) : 32
  • Menjaga pandangan. Dalilnya, QS. An-Nur (24) : 31 dan Hadist Riwayat Muslim dari Abu Sa’id Al khudri radhiyallahu ‘anhu “Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau dan Allah SWT menjadikan kalian sebagai khalifah di atasnya, kemudian Allah memerhatikan kalian. Maka berhati-hatilah kalian terhadap dunia dan wanita karena sesungguhnya awal fitnah (kehancuran) bani israil dari kaum wanita."
  • Menjalankan proses perkenalan dan pernikahan yang Syar’i
  • 2. Bangun keluarga Islami. Allah menciptakan otak laki-laki lebih besar dari wanita agar laki-laki bisa menjadi pemimpin yang baik dan cerdas dalam memecahkan masalah rumah tangga. Tugas suami adalah memberikan kasih sayang baik berupa materi dan non materi kepada istri dan anak-anak sedangkan istri hendaknya patuh kepada suami.

    3. Menjaga adab berjima dalam Islam. Adab ini perlu diperhatikan, tujuannya untuk menjauhkan diri dan pasangan dari campur tangan setan. Diharapkan dari percampuran yang memenuhi adab akan dikaruniakan bagi keduanya anak yang berakhlak mulia. Di antara adabnya adalah dia wali dengan berwudlu, sholat sunnah 2 rakaat, dan berdoa. Niatkan yang baik dan ucapkan basmalah sebelum melakukannya.

    4. Kehamilan Syar’i. Hamil merupakan anugerah terindah bagi para wanita yang diberikan Allah SWT. Kehamilan adalah sebuah proses yang sakral dan unik bagi masing-masing jiwa. Oleh sebab itu hendaknya kita gunakan masa-masa kehamilan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meningkatkan ketaqwaan kita kepada-Nya. Berikut persiapan dalam menjalani kehamilan :

    * Persiapan Spiritual :

    a. Ikhlas dalam menerima kehamilan ini beserta keluhan-keluhannya sebagai ladang ibadah bagi kita.

    “Katakanlah : Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Robb semesta alam.” (QS. Al an’am (6) : 162)

    b. Meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah

    c. Menanamkan pendidikan islam sejak dalam kandungan. (misal : membiasakan sedekah, membaca al Qur’an). Peneliti membuktikan anak yang mendapatkan pendidikan sejak dalam kandungan kecerdasannya lebih tinggi 15-30%.

    * Pemenuhan Nutrisi.

    Allah SWT menganjurkan kita dalam QS. Abasa (80) : 24 untuk memperhatikan makanan. Apa saja yang harus diperhatikan?

    1. Makanan yang halal dan thoyib (QS Al Maidah : 88).

    Makanan halal baik dari cara mendapatkannya maupun dari jenisnya. Makanan yang halal dapat membentuk akhlaq dan perilaku anak menjadi baik. Makanan thoyib atau baik adalah makan yang menyehatkan tubuh, tidak mengandung MSG, tidak mengandung pengawet, pewarna, dll. Makanan yang buruk akan mempengaruhi tumbuh kembang janin dalam rahim.

    2. Menerapkan pola makan Rasulullah yaitu Makanlah di saat lapar dan berhenti sebelum kenyang. Dapat diketahui bahwa komposisi tubuh manusia ialah 1/3 makanan, 1/3 air dan 1/3 udara. Jagalah tubuh ini agar benar-benar seimbang.

    3. Mengutamakan suplemen dari herbal atau yang alami, seperti madu, kurma, minyak zaitun, zam-zam, habbats.

    * Edukasi Diri

    Wanita memiliki peran sebagai pendidik pertama dalam keluarganya, menjadi sumber ilmu dan pembangun karakter dan akhlak bagi putra putrinya, pendamping bagi saudara perempuannya, menantu serta cucunya. Oleh karena itu, wanita wajib mengembangkan dirinya dengan senantiasa menambah ilmu pengetahuan.

    * Mencari Provider yang mendukung terlaksananya persalinan Syar’i. Bidan atau dokter merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan kehamilan sehat dan persalinan yang alami. Oleh karena itu, dibutuhkan pendamping persalinan yang ramah terhadap jiwa spiritual dan fisik para ibu.

    5. Persiapan Persalinan Syar’i. Ketika menjelang masa persalinan tiba, lakukan persiapan berikut agar membantu menghadapi momen tersebut dengan lancar :

    a. Memperkuat akidah.

    (1) Pahami, Allahlah yang mengeluarkan bayi, bukan provider. (QS Al Hajj (22) : 5)

    Kebanyakan dari wanita hamil saat usia kehamilan menginjak perkiraan lahir akan resah dan gelisah. Hal ini tanpa disadari akan membuat perkiraan lahir lebih mundur lagi akibat dari hormone oksitosin yang membuat kontraksi akan dihambat oleh datangnya hormone adrenalin dari rasa ketakutan dan stress yang dialami ibu itu sendiri. Hal ini juga yang akan menciptakan mata rantai buruk dari munculnya intervensi medis yang tidak atau belum diperlukan.

    (2) Hanya Allah SWT yang mengetahui apa yang ada dalam rahim. QS. Lukman (31) : 34

    (3) Allah yang menciptakan bayi sebagaimana yang Dia Kehendaki. QS. Ali Imran (3) : 6

    (4) Memahami janji Surga Allah SWT bagi wanita yang melahirkan. Rasulullah bersabda, “Perempuan yang hamil hingga melahirkan dan menyapih anaknya akan mendapat pahala seperti pahala orang yang terluka di jalan Allah. Jika ia meninggal dalam masa itu, ia akan mendapatkan pahala mati syahid.” (H.R Ibnu Al Jauzi)

    Saat ikhtiar kita sudah maksimal saat itu pula kita hendaknya pasrah kepada semua ketetapan Allah SWT. Yakinlah bahwa hadiah terindah bagi para wanita ialah surga.

    b. Baca dan pahami hikmah yang terkandung dalam surat Maryam, yaitu :

    (1) Pentingnya mencari tempat yang baik untuk menjaga privasi dan ketenangan (Ayat 22)

    (2) Posisi yang memperlancar persalinan adalah dengan mengikuti gaya gravitasi bumi (Ayat 23)

    (3) Larangan untuk bersedih karena akan menghambat kerja dari hormon oksitosin (Ayat 24)

    (4) Kandungan yang terdapat dalam kurma dapat memperlancar kontraksi persalinan (Ayat 25)

    (5) Berdoa dan meminta pertolongan Allah SWT (Ayat 26)

    c. Dukungan suami dan keluarga. Perlu diketahui bahwa ibu bukanlah pelaku tunggal untuk terbentuknya generasi yang lebih baik. Dukungan suami dan keluarga adalah hal yang sangat dibutuhkan.

    d. Pemilihan metode persalinan yang tepat dan bermanfaat. Beberapa metode persalinan alami antara lain lotus birth, delayed cord clamping, burning cord, dll. Pelajari risk & benefitnya sebelum memutuskan.

    6. Post / Pasca Persalinan.

    Setelah persalinan berlalu, masuk tahap selanjutnya yaitu memastikan tumbuh kembang anak sesuai fitrahnya dan mendapatkan asupan nutrisi yang baik. Langkah yang harus ditempuh di antaranya :

    a. Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Ini adalah awal mula bayi mencari puting susu pada jam-jam pertama setelah dilahirkan. Dengan memastikan berlangsungnya IMD berarti kita memastikan bayi menerima kolostrum yang kaya akan zat protektif. Manfaat-manfaat lain dari IMD ialah :

    (1) Ikatan kasih sayang

    (2) Bayi dan ibu lebih tenang

    (3) Bayi tetap hangat

    (4) Stimulasi dini naluriah

    (5) Mencegah terjadinya perdarahan paska persalinan

    (6) Ibu lebih berhasil menjalankan ASI eksklusif 6 bulan dan mempertahankannya hingga 2 tahun

    b. Tahnik. Tahnik berasal dari kata Al-Hanak yang berarti mulut bagian atas dari dalam atau langit-langit. Tahnik dapat disebut sebagai vaksinasi awal, merupakan tindakan dalam membantu bayi untuk mendapatkan kontak pertama dengan bakteri-bakteri probiotik alami yang akan bermanfaat dalam sistem pencernaan dan membantu mengaktifkan imunitas alami bayi.

    Hadists shahih Muslim menyebutkan, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha ia berkata “Ada bayi laki-laki yang didatangkan kepada Rasulullah SAW, lalu beliau mentahniknya.

    c. ASI Eksklusif.

    “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama 2 tahun penuh…” Al Baqarah (2) : 233. Nutrisi sesuai fitrah bayi hanyalah ASI. Untuk itu penting sekali bagi para ibu untuk mempelajari tata laksana manajemen laktasi agar sempurna tugas penyusuannya hingga 2 tahun. Adapun tahapan-tahapan pemberian makanan bayi bisa diberikan dengan panduan sebagai berikut :

    1. Usia 0-6 bulan : ASI 100%

    2. Usia 6-12 bulan : ASI 75% dan makanan pendamping 25%

    3. Usia 12-18 bulan : ASI 50% dan makanan padat 50%

    4. Usia 18-24 bulan : ASI 25% dan makanan padat 75%

    Harap diingat, panduan ini hanya untuk memberi gambaran, namun tidak menjadi patokan mutlak dalam hal pemenuhan nutrisi selain ASI. Para ibulah yang lebih tahu kondisi buah hatinya. Sesuaikan dengan situasi saat ini. Beberapa bayi bahkan saat usia 6 bulan tetap tak mau mpASI. Maka upayakan maksimal dari ASInya sembari perlahan diajari lagi untuk mencoba mpASI.

    Demikian panduan persiapan membangun generasi Rabbani yang sudah kami susun.

    Semoga bermanfaat.

    Oleh : Bidan Wina, Owner Papilio NBC

    Read other articles & publications:
    MEMAKNAI RASA SAKIT SAAT MELAHIRKAN
    Topik persalinan yang paling menarik dari ...
    ES KRIM UNTUK BUMIL, BOLEHKAH?
    Oleh : Bidan Wina Beberapa...
    JANGAN SALAHKAN HPL
    Oleh : Bidan Wina, Owner Klinik Papilio Na...