MAKE A RESERVATION
Home > Articles & Publication > Suplemen Tambah Darah, Perlukah ?

Suplemen Tambah Darah, Perlukah ?

by. Admin
12 May 2018
Suplemen Tambah Darah, Perlukah ?

Orang awam sering mencampur aduk pengertian kurang darah dan tekanan darah rendah. Kedua kondisi ini sebetulnya berbeda tapi sering kita anggap sami mawon????. Kurang dafah adalah kondisi yg dalam bahasa medis disebut anemia. Sementara tekanan darah rendah adalah kondisi hipotensi (lawan kata hipertensi). Tapi dalam bahasa sehari hari kita sering menyebut keduanya dengan satu nama : darah rendah

Obat-obat seperti sangobion, livron B plex, dkk yang banyak tersedia di apotek dan banyak diiklankan di media massa itu adalah obat utk anemia alias kurang darah, bukan utk obat mengatasi tekanan darah rendah. Yang mimin tahu sampai saat ini belum ada obat tekanan darah rendah yg bisa dibeli bebas.

Selain salah kaprah penyebutan makin bingung lagi karena gejala penyakit ini mirip. Kurang darah adalah kondisi kita kekurangan sel darah merah, sel-sel yang disebut sebagai hemoglobin ini berfungsi mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh dari paru. Jika kita kekurangan sel darah merah maka tubuh kita akan kekurangan oksigen. Kondisi ini akan menyebabkan kita tak bugar dan ngantukan, Atau lebih terkenal dengan singkatan 5L+ : Letih, lemah, lesu, lunglai, letoy, lemot, lelet lan liyo liyane????. Selain itu gejala anemia mungkin berupa sakit kepala, wajah pucat, napas pendek-pendek, atau jantung berdetak kencang

Sedangkan tekanan darah rendah (hipotensi) adalah kondisi rendahnya tekanan cairan darah di dalam pembuluh darahnya. Ibarat kerja pompa air, tekanan darah rendah adalah ketika air tidak mengalir dengan deras. Gejalanya bisa saja sama 5L+ tapi sebabnya bukan karena kekurangan sel darah merah.

Alat ukurnya gampang jika hipotensi yaitu tensimeter. Jika anemia harus dengan pemeriksaan alat khusus dengan cuplikan darah biasanya di laboratorium. Jika lengan bunda di bebat terus di pompa itu berarti pemeriksaan tensi, Jika lengan bunda disedot darahnya itu berarti pemeriksaan kadar hemoglobin. Pada ibu hamil, kadang anemi juga menjadi alasan bagi tenaga kesehatan untuk menyarankan SC, Apalagi pada usia kehamilan tua.

Penyebab kurang darah ada banyak faktor :

Beberapa penyebab utamanya adalah :

1. Kurang gizi

Agar bisa memproduksi sel darah merah, tubuh memerlukan zat besi, asam folat dan vitamin B12. Mineral dan vitamin ini banyak terdapat terdapat di dalam hati, daging sapi, daging kambing, daging ayam, ikan, kacang2an, dan sayuran berwarna hijau tua seperti bayam dan brokoli.

Secara umum, orang yang menghindari makanan hewani (seperti vegetarian) punya kemungkinan lebih besar mengalami anemia daripada orang yang makan secara bervariasi, baik sumber nabati maupun hewani. Sayuran dan buah sebenarnya banyak mengandung zat besi, Akan tetapi zat besi paling mudah diserap dari daging hewani. Sekalipun kita sudah cukup banyak mengonsumsi zat gizi di atas, kita bisa saja mengalami anemia jika tubuh tidak menyerap zat-zat gizi itu dengan baik.

Beberapa jenis makanan dan obat-obatan diketahui bisa mengganggu penyerapan zat besi, Misalnya teh pekat, susu sapi, obat2an mag golongan antasida dsb. Teh pekat misalnya, banyak mengandung tanin yang akan mengikat zat besi sehingga menjadi lebih sulit diserap di usus. Begitu juga susu sapi mengandung senyawa bernama kasein yang bisa berikatan kuat dengan zat besi sehingga menyebabkan mineral ini tidak diserap dengan baik pada bayi yang minum susu formula sebagai pengganti ASI. Anak-anak dan remaja juga bisa mengalami anemia karena mereka sedang dalam masa pertumbuhan yg pesat. barat masa pembangunan, sel sel darah merah diperlukan lebih banyak untuk mengimbangi pertumbuhann badannya yg pesat.

2. Hamil atau menyusui

Wanita hamil atau menyusui banyak kehilangan zat besi karena ia harus berbagi darah dan zat-zat gizi dengan si kecil. Secara umum, ibu hamil dan menyusui memerlukan zat gizi 30% lebih besar dari kondisi biasa. Jika saat hamil atau menyusui, bunda makan dengan gizi seperti biasa, sangat mungkin ia akan mengalami anemia. Kemungkinan lebih besar jika saat hamil ia sering muntah atau jika janin yg dikandung lebih dari satu atau kembar.

3. Kehilangan banyak darah

Misal mestruasi hebat, perdarahan akibat kecelakaan atau perdarahan internal di dalam tubuh akibat penyakit tertentu misalnya luka di lambung atau usus.

4. Kondisi penyakit bawaan

Misalnya penyakit yg disebut anemia aplastik, anemia hemolitik, talasemia atau penyakit lain yang mengganggu produksi sel darah merah maupun penyakit yang membuat sel darah merah cepat mati.

Jenis jenis obat penambah darah

* Zat besi plus mineral & vitamin : Sangobion dan banyak lagi yg berakhiran bion

* Ada obat yg isinya Asam folat / folat plus

* Vit B12

* Ekstrak hati

Sekalipun cuma obat penambah darah, kita harus tetap menerapkan kehati hatian sebelum maupun ketika mengkonsumsinya

Agar kita memperoleh manfaat yg optimal dan terhindar dari kemungkinan efek sampingmya

Maka sebaiknya kita memoerhatikan hal-hal ini :

1. Utamakan zat gizi makanan darpada suplemen

Dalam hal kurang darah, pedoman umum kita pun masih berlaku, yaitu bahwa zat besi dari daging dan makanan lain jauh lebih baik daripada zat besi dari suplemen. Asam folat dari bayam dan brokoli jauh lebih baik dari asam folat dari suplemen. Karena itu, sebisa mungkin kita mengatasi kurang gizi kita dari makanan sehari-hari. Bukan dari suplemen. Jika memang sumber makanan tidak tersedia, dan tidak cukup, misal saat hamil disertai muntah-muntah terus barulah mempertimbangkan minum suplemen

2. Minum secara bertahap

Misalnya, hari pertama sampai hari kelima, minum satu pil dulu setiap hari. Hari keenam sampai hari kesepuluh baru dinaikkan menjadi 2 pil sehari. Kemudian di hari kesebelas dan seterusnya dosis bisa dinaikkan sesuai dengan petunjuk di kemasan obat, biasanya maksimal 3 pil tiap haro

3. Sebaiknya pil tidak diminum dalam keadaan perut kosong atau disarankan diminum menjelang tidur

Ini perlu dilakukan untuk memperkecil kemungkinan efek mual akibat kandungan zat besi. Jika kita merasa mual saat minum pil tambah darah merk tertentu, kita bisa coba merk lain. Bisa saja satu merk pil menyebabkan mual sementara yg lain tidak, ini tergantung dari formulasi pil tersebut. Jika suplemen yang kita minum tidak mengandung vitamin c, kita bisa minum pil tambah darah bersama jus buah. Kandungan vit c pada jus buah akan membantu penyerapan zat besi.

4. Jangan terus terusan minum pil tambah darah

Misalnya berbulan bulan kecuali atas saran tenaga kesehatan. Jika sampai sebulan kita minum pil tambah darah dan masih saja mengalami 5L, kita patut curiga masalahnya bukan kurang darah. Mungkin tekanan darah rendah atau penyakit lain.

Dalam kondisi ini, konsumsi pil tambah darah sebaiknya dihentikan. Seperti halnya obat pada umumnya, pil tambah darah pun ada batas dosisnya.

Jika kita minum kebanyakan obat ini, kandungan zat besi akan menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan tinja berwarna hitam, srmbelit, mual, gangguan usus besar hingga gangguan pembuluh jantung.

Read other articles & publications:
MEMAKNAI RASA SAKIT SAAT MELAHIRKAN
Topik persalinan yang paling menarik dari ...
ES KRIM UNTUK BUMIL, BOLEHKAH?
Oleh : Bidan Wina Beberapa...
JANGAN SALAHKAN HPL
Oleh : Bidan Wina, Owner Klinik Papilio Na...